Menu Click to open Menus
Home » KEHAMILAN » Proses Kelahiran Menyambut Kelahiran Sang Buah Hati

Proses Kelahiran Menyambut Kelahiran Sang Buah Hati

(295 Views) May 15, 2016 2:59 am | Published by | No comment

kaki bayi

Untuk mendapat predikat “ibu” seorang wanita yang telah menikah harus melalui tahap melahirkan buah hati dengan pasangan tercinta. Tetapi sebelum hal itu terlaksana sebaiknya calon orang tua terutama ibu mengetahui proses melahirkan meliputu tanda-tanda melahirkan sehingga meyakinkan mendapat tanda tersebut seorang ibu bisa mengerahkan mental, tenaga dan fikiran untuk menghadapi proses melahirkan.

Mayoritas wanita melahirkan pada usia kehamilan minggu ke 39 hingga 41. Tetapi karena lama kehamilan pada setiap wanita tidak sama, maka tidak sedikit bayi yang dilahirkan pada minggu-minggu tersebut meski tidak terdapat tanda-tanda lahir terlambat maupun tanda premature.

Pada bulan terakhir kehamilan, tubuh calon ibu akan memproduksi hormone progesterone yang bermanfaat melunakkan jaringan sekitar servik (leher rahim yang menghubungkan vagina dan uterus) serta pelvis (panggul) sebagai persiapan dalam proses melahirkan.

Baca juga : Bahaya Narkoba Untuk Fisik Maupun Psikis

Tanda-tanda melahirkan

Melahirkan adalah proses yang melelahkan dan panjang dan sebelum menginjak tahap tersebut anda akan mengalami tanda-tanda melahirkan. Melahirkan diawali ketika kontraksi rahim mulai membuat jaringan di sekitar serviks meregang. Seorang wanita yang akan melahirkan akan mengalami berbagai tanda sebagai berikut:

  1. Sakit tulang belakang dan daerah panggul

Rasa sakit berlebih ini akibat pergerakan dan pergeseran janin yang semakin menekan tulang belakang.

  1. Nyeri pada selakangan

Nyeri pada selakangan merupakan tanda-tanda melahirkan yang disebabkan tekanan karena letak janin yang telah turun ke bawah yakni pada daerah rangka tulang panggul. Akibat janin yang menekan kandung kemih ibu akan merasa sakit pada perut, sering BAB, BAK, mulas dan buang angin.

  1. Keluar lendir bercampur darah yang kental

Saat hamil bayi dalam rahim tersumbat oleh mucus ( lendir lengket pada leher rahim yang menggumpal). Saat dimulainya persalinan serta membukanya serviks, gumpalan mucus mulai terhalang. Dalam waktu bersamaan, caira amniotic dan membran yang meliputi bayi sedikit memisah dari dinding rahim.

Munculnya tanda-tanda melahirkan berupa cairan lengket dengan warna merah muda merupakan pertanda dimulainya persalinan.

  1. Pecahnya ketuban

Tekanan kepala bayi dan desakan kontraksi pada mulut rahim mengakibatkan air ketuban pecah. Ketika bocornya air ketuban ibu hanya akan merasakan rembesan atau semburan air. Hal ini bermanfaat untuk membersihkan saluran persalinan.

  1. Kontraksi

Sebuah persalinan diawali tanda-tanda melahirkan berupa kontraksi yang kuat. Awalnya terasa sakit seperti saat haid pada punggung bawah dan secara bertahap beralih pada perut bagian bawah. Bagian perut akan mengeras mirip kontraksi palsu tetapi semakin teratur sejalan kemajuan proses melahirkan.

Selama proses melahirkan, otot longitudinal pada rahim akan semakin memendek dan menebal setiap kontraksi dan menghapus serviks (bertahap berhenti menipis) sampai pembukaan penuh pada serviks yakni dengan lebar 8 hingga 10 cm.

Baca juga : Stabilkan kolesterol dalam tubuh anda dengan 7 makanan berikut

Persiapan melahirkan

Ada banyak persiapan melahirkan yang wajib diperhatikan untuk menyambut hadirnya si kecil seperti peralatan pribadi, rumah sakit, tim medis dll. Berikut persiapan melahirkan yang penting anda siapkan:

  1. Tim medis dan tempat layanan kesehatan

Kedua persiapan melahirkan ini harus anda cari jauh hari sebelum kelahiran. Sejak awal kehamilan anda bisa mencari tim medis dengan tempat pelayanan kesehatan yang tepat baik di rumah sakit maupun klinik dengan tim medis berupa dokter atau bidan dengan pelayanan dan fasilitas yang memadai.

  1. Perlengkapan yang harus di bawa.

Anda bisa mencatat perlengkapan berikut supaya tidak tertinggal nyaman saat berada di rumah sakit/ klinik untuk melahirkan:

  1. Minyak untuk memijat
  2. Pakaian untuk bersalin dan menyusui yang nyaman
  3. Ikat rambut
  4. Alat mandi
  5. Perlengkapan bayi komplit
  6. Pakaian dalam
  7. Pembalut wanita
  8. Bra untuk menyusui

Perawatan pasca melahirkan

Pada dasarnya perawatan pasca melahirkan baik normal maupun operasi dalam beberapa hal sama saja. Tetapi perawatan pasca melahirkan normal harus lebih intensif agar vagina lekas pulih seperti sediakala tanpa perdarahan maupun infeksi. Untuk perawaan awal usai melahirkan normal anda bisa mencuci vagina dengan air hangat minimal sehari 2-3 kali.

Perawatan ini supaya perih pada bagian intim anda terkurangi. Tahap awal tersebut disarankan ibu mandi air hangat dengan posisi duduk dengan air setinggi pinggang ketika duduk pada bathub pada beberapa hari atau minggu usai melahirkan. Air hangat ini bermanfaat untuk mengurangi rasa lelah usai seharian merawat buah hati dan melemaskan otot yang kaku.

Untuk perawatan pasca melahirkan lanjutan bisa dengan lulur, pemijatan, pemakaian gurita, ratus spa, dan pemakaian parem dan pilis pada kaki dan dahi.

Informasi tentang tanda-tanda melahirkan, persiapan melahirkan, perawatan pasca melahirkan bisa menjadi manfaat untuk calon orang tua terutama calon ibu agar siap menghadapi panjangnya proses persalinan.

Tags: , ,
Categorised in:

No comment for Proses Kelahiran Menyambut Kelahiran Sang Buah Hati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!